10 Malware Berbahaya Bagi Ponsel Android
Smartphone dengan sistem operasi Android termasuk rentan terhadap bahaya malware. Berikut merupakan sepuluh malware berbahaya yang bisa menyerang ponsel Android.
1. Droid Kungfu
Droid Kungfu pertama kali dikabarkan muncul pada 2011. Virus ini memiliki semacam backdoor untuk menghindar dari antivirus Android yang juga dikenal dengan perilaku dari Trojan. Gizmoshub menuliskan malware ini pertama kali ditemukan oleh peneliti AS dan dilaporkan bertujuan untuk mengumpulkan beberapa data dan informasi dari sebuah perangkat ponsel2. Svpeng
Pada awalnya, Svpeng merupakan ransomware Android yang bertindak menipu target dengan memblokir ponsel dan menampilkan pesan yang bertuliskan permintaan uang atas tindakan kriminal. Securelist memaparkan cara lain virus ini untuk menipu target, yakni dengan menampilkan pengumuman dari FBI palsu untuk meminta 'denda'.3. Agent Smith
Agent Smith merupakan malware yang baru-baru ini dikenal dan telah masuk ke dalam 25 juta perangkat Android. Kebanyakan dari korban malware ini terdapat di wilayah Asia Selatan. Dilansir dari ZDNet, malware ini memanfaatkan kerentanan dari dalam sistem operasi Android, dan mengganti aplikasi yang telah dipasang dengan aplikasi palsu berbahaya secara otomatis tanpa disadari pengguna.WhatsApp dan Opera Mini adalah contoh dari beberapa aplikasi yang dimanfaatkan oleh malware tersebut, dan dapat mencuri informasi pribadi dari pesan-pesan yang terdapat di ponsel sampai informasi bank.
4. CopyCat
Malware Android bernama CopyCat ini telah menginfeksi lebih dari 14 juta perangkat pada 2017 lalu. Google berupaya memblokir CopyCat dengan memperbarui Play Protect , namun jutaan pengguna terinfeksi malware tersebut melalui unduhan aplikasi third-party dan terkena phishing (pengelabuan dengan memperoleh data dan informasi pribadi).Malware ini juga dapat mengganti Referrer ID dalam aplikasi pengguna dengan ID milik mereka, sehingga setiap iklan yang muncul di aplikasi akan mengirim pemasukan aplikasi ke hacker alih-alih pembuat aplikasi.
5. Gooligan
Terdapat lebih dari satu juta perangkat Android terinfeksi malware bernama Gooligan. Malware ini dapat membahayakan data dari akun Google dan memberi hacker untuk mengakses Gmail, Google Photos, Google Docs, Google Play, Google Drive, dan aplikasi Google lain milik pengguna.Malware ini menangkap informasi akun email dan token otentifikasi untuk mengakses akun Google. Penyerang menggunakan token tersebut untuk memasang aplikasi tertentu dari Google Play pada perangkat yang telah terinfeksi untuk meningkatkan pendapatan iklan pada aplikasi.
6. HummingBad
HummingBad menyerang perangkat Android dengan drive-by-download. The Guardian mengunkap malware mencoba untuk mendapatkan akses ke sistem Android dengan menggunakan akses root. Jika gagal, malware ini akan menipu pengguna dengan memberikan notifikasi pembaruan yang palsu.HummingBad dapat mengambil alih ponsel Android dengan mencuri dan menjual informasi pengguna, dari akun email hingga informasi bank pengguna.


Post a Comment